Bahaya Menahan Bersin yang Sering Dianggap Sepele

Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Tekanan Berlebih

polasejahtera – Bersin adalah respons alami tubuh untuk mengeluarkan debu, kotoran, alergen, atau partikel asing dari hidung. Namun, sebagian orang sering menahannya karena merasa tidak sopan saat berada di tempat umum, rapat, kendaraan umum, atau di depan banyak orang.

Kebiasaan menahan bersin ternyata tidak selalu aman. Saat bersin ditahan dengan cara menutup hidung dan mulut, tekanan udara yang seharusnya keluar justru dapat berbalik ke saluran telinga, hidung, dan tenggorokan.

Dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, mengingatkan bahwa tekanan saat bersin bisa jauh lebih kuat dibandingkan napas biasa. Karena saluran telinga, hidung, dan tenggorokan saling terhubung, tekanan tersebut dapat terdorong ke area telinga.

Mengapa Menahan Bersin Bisa Berbahaya?

Dalam penjelasannya, dr. Tirta menyebut tekanan udara saat bersin dapat mencapai beberapa kali lipat dari tekanan napas normal. Ketika seseorang menahan bersin, udara tidak memiliki jalur keluar yang semestinya.

Tekanan itu kemudian bisa masuk ke tuba eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan bagian belakang hidung dengan telinga tengah. Jika tekanan terjadi berulang, area telinga dapat mengalami gangguan, terutama pada gendang telinga dan struktur kecil di telinga tengah.

Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa menahan bersin dapat mendorong udara dan lendir ke tuba eustachius. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan pada gendang telinga atau meningkatkan risiko infeksi telinga.

Risiko pada Gendang Telinga dan Pendengaran

Telinga tengah memiliki struktur yang sensitif. Di dalamnya terdapat gendang telinga serta tulang-tulang kecil yang berperan dalam proses pendengaran. Tekanan udara yang dipaksa masuk ke area tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, berdengung, atau dalam kasus tertentu menyebabkan cedera.

UAMS Health menyebut risiko gangguan pendengaran akibat menahan bersin memang tergolong rendah, tetapi bukan berarti mustahil. Tekanan yang kuat dapat menyebabkan cedera pada telinga tengah dan telinga dalam, termasuk robekan gendang telinga, gangguan pendengaran, hingga vertigo.

Karena itu, kebiasaan ini sebaiknya tidak dianggap ringan, terutama jika dilakukan terus-menerus selama bertahun-tahun.

Dampak Lain Selain Masalah Telinga

Bahaya menahan bersin tidak hanya berkaitan dengan telinga. Tekanan yang tertahan juga dapat memengaruhi sinus, mata, pembuluh darah kecil, dan tenggorokan.

Healthline mencatat bahwa peningkatan tekanan saat bersin ditahan dapat memicu pecahnya pembuluh darah kecil di hidung, mata, atau gendang telinga, meski kejadian serius termasuk langka.

Dalam kondisi tertentu, menahan bersin juga bisa membuat lendir dan iritan terdorong kembali ke sinus. Akibatnya, seseorang dapat mengalami rasa penuh di wajah, hidung tersumbat, atau nyeri pada area sinus.

Baca Juga : “Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Alami Stroke Dini“

Cara Bersin yang Aman dan Tetap Sopan

Alih-alih menahan bersin, cara yang lebih aman adalah membiarkannya keluar dengan etika yang benar. Gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

Jika tidak ada tisu, tutup bersin menggunakan lipatan siku bagian dalam. Cara ini lebih dianjurkan dibandingkan menutup dengan telapak tangan, karena telapak tangan lebih mudah menyebarkan kuman ke benda lain.

Setelah bersin, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer jika sedang berada di luar ruangan.

Kapan Harus Waspada Setelah Menahan Bersin?

Seseorang perlu lebih waspada jika setelah menahan bersin muncul gejala seperti nyeri telinga, telinga berdenging, pendengaran terasa menurun, pusing berputar, mimisan, nyeri tenggorokan berat, atau rasa tekanan di wajah.

Jika keluhan tidak membaik, pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk memastikan tidak ada cedera pada telinga, sinus, atau saluran pernapasan.

Menahan bersin mungkin terlihat sederhana dan sering dilakukan tanpa sadar. Namun, kebiasaan ini dapat menimbulkan tekanan berlebih pada organ yang saling terhubung, terutama telinga. Karena itu, bersin sebaiknya tetap dikeluarkan secara alami dengan cara yang bersih, sopan, dan aman bagi orang sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *